"Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi,

dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi ulil albab,
yaitu orang-orang yang mengingat Allah
sambil berdiri atau duduk atau dalam keadaan berbaring
dan mereka memikirkan tentang penciptaan
langit dan bumi (seraya berkata):"Ya Tuhan kami,
tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia.
Mahasuci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka"















** SILAKAN MASUK DISINI.....BERMINAT TUKARAN LINK ( LINK EXCHANGE )?? - SIMPAT1K 2008 (supported)
- WEB SAMARINDA
- WEB KALTIM
- SAMARINDA CITY
- L.B.M
- KOMUNITAS Q
- DUDUNG NET
- PAKDE NONO
- SYARIAH ONLINE
- SAMARINDA POS
- KALTIM POST
- ISLAM HARI INI
- SALAFI
- ISLAM LIBRARY
- ISLAM MUDA
- DARUSSALAF
- MEDIA ISNET
- UKHUWAH
- RAHIMA
- AL SOFWAH
- MIFTA
- HALAL GUIDE
- AR RAHMAH
- AL IKHWAN
- WALISONGO NET
- VBAITULLAH
- MOSLEM SOURCES
- HIZBUT TAHRIR
- AL MANHAJ
- SWARA MUSLIM
- ISLAMDOTNET
- INFO PALESTINA
- JILBAB
- WALISONGO NET
- FILISTIN
- BANGSA MUSNAH
- HTML COLOR CODES

  • Januari 2007
  • Mei 2007
  • Juni 2007
  • Juli 2007
  • Agustus 2007
  • November 2007
  • Januari 2008
  • Februari 2008
  • Maret 2008
  • April 2008
  • Juni 2008
  • Juli 2008
  • November 2008
  • April 2009
  • Mei 2009
  • Juni 2009
  • Juli 2009

  • - AJANG KITA
    - DISKUSI FORUM
    - FORUM SWARA MUSLIM
    - FAITH FREEDOM
    - FAITH FREEDOM INA
    - FORUM MASJID
    - FORUM GEREJA
    - SYIAH
    - SYIAH (2)
    - LIA EDEN
    - J I L
    - AHMADIYAH
    * Computech
    * Ruang dan Waktu (life journey)


    E-BOOK DAN ARTIKEL
    * Kumpulan e-Book Harun Yahya
    * Kumpulan E-Book Masalah Qur'an dan hadist
    * Kitab Al Umm (Imam Syafi'i)
    * Ayat-Ayat Cinta
    * Dalam Mihrab Cinta I
    * Dalam Mihrab Cinta II
    * Mahkota Cinta
    * Diatas Sajadah Cinta
    * Pipit Senja : Dibalik Ayat-ayat Cinta
    * Layla Majnun
    * J.U = Sex n'The City
    * J.U = Karnaval Malam
    * J.U = Forbidden City
    * Detik-Detik Hidupku
    * Edensor
    * Laskar Pelangi 1-8
    * Laskar Pelangi 2-8
    * Laskar Pelangi 3-8
    * Kumpulan Diskusi
    * Kumpulan e-book Islami lainnya
    * Kristologi
    SOFTWARE
    * Kamus Indo-Arab (mufid)
    * Setup Qur'an di Word
    * Hitung Zakat
    * Terjemah Qur'an
    * Hadist (Indonesia)
    * WinRar (Full)
    * AVG AV (free)
    * The Killer Machine
    * Ans AV (free)
    * CAV
    * Lavasoft
    * McAffe 2008 Full
    * Word To PDF
    * My Uninstaller
    * Converter Flv-3Gp
    * Aare MP3 Converter
    * AMD Clock
    * Deep Freeze 5
    * File n Folder Protector
    * File Scavenger
    * Free Undelete
    * Procee XP
    * Super Cleaner
    * FLV Player
    * Easy Web Builder


    Mohammad Nofriansyah's Profile
    Mohammad Nofriansyah's Facebook Profile
    Create Your Badge


    SAMARINDA EAST BORNEO INDONESIA

    Justdontcryalone










    Powered by PrMania.Net



    Submit Your Site To The Web's Top 50 Search Engines for Free!
    eXTReMe Tracker
    Yahoo bot last visit powered by  Ybotvisit.com Counter Powered by  RedCounter

    02 Juli 2009
    The King Of Pop Dikubur secara Islami ??


    LOS ANGELES - Perbincangan soal Michael Jackson memeluk agama Islam telah beredar sejak lama. Namun kebenarannya belum bisa dibuktikan. Kini ada pernyataan yang memperkuat bahwa sang 'Raja Pop' benar-benat telah memeluk Islam, agama yang juga dipeluk kakaknya, Jermaine Jackson.
    Sumber keluarga Jacko, seperti dikutip Aceshowbiz, mengungkapkan bahwa keluarga berencana menguburkan Jacko dengan cara Islam. "Keluarga mempertimbangkan melakukan penguburan mengikuti adat Islam karena mereka percaya Michael ingin diistirahatkan dengan agama yang baru dianutnya itu," ujar sumber itu, Rabu (1/7).
    Jacko dikabarkan mulai memeluk agama Islam di akhir 2008. Ia mengaku mengagumi ajaran Islam dan mengganti namanya menjadi Mikaeel, yang tak lain juga nama malaikat di agama Islam.

    "Kakak Michael, Jermaine merasa sangatlah penting untuk memakamkan saudaranya itu sebagai seorang muslim," kata sumber itu.

    Sebelumnya disebutkan Jacko akan dimakamkan bersamaan dengan peti matinya. Namun dalam ajaran Islam, maka hanya kain kafan yang akan melapisi tubuh Jacko. Hingga kini belum diketahui kapan persisnya jasad Jacko akan dimakamkan. Begitu pula dengan tempat yang akan dipilih keluarganya.
    Sementara itu, kesibukan aktivitas kendaraan berat terjadi di Neverland, taman yang dibangun Jacko sebagai pengganti masa kanak-kanaknya yang hilang. Meski belum ada pengumuman resmi dari keluarga, sangat besar kemungkinan Jacko dimakamkan di sana.
    Seperti diberitakan Associated Press, Rabu (1/7), lebih dari 12 kendaraan konstruksi berat, termasuk traktor, truk molen, dan mesin penggali hidrolik terlihat hilir mudik ke area pemakaman. Pekerja taman dan polisi menjaga ketat lokasi.
    Muncul spekulasi kuat, penembang Have You Seen My Childhood itu akan dimakamkan di Neverland. Keluarga Jacko telah melakukan pertemuan dengan pejabat polisi dan California Highway Patrol untuk membicarakan rencana pemakaman.
    "Kami telah bertemu dengan keluarga Jacko, Selasa sore," ungkap juru bicara California Highway Patrol, Fran Clader. Namun sayang, Clader enggan memberi keterangan terperinci terkait hasil pertemuan tersebut.
    Sebelumnya, kabar bahwa Neverland akan menjadi tempat peristirahatan terakhirnya itu dibantah sang ayah, Joe Jackson. Menurut Joe, keluarganya belum memastikan akan seperti apa prosesi pemakaman Jacko. Ia juga belum menentukan waktu dan tempatnya.
    Menurutnya, kabar pemakaman pelantun Earth Song di Neverland tidak benar. Pria 80 tahun itu kukuh tak akan menguburkan anaknya sebelum hasil otopsi keduanya keluar.

    Tinggalkan Wasiat

    Seorang pengacara keluarga Michael Jackson menjelaskan, bintang pop itu sempat membuat surat wasiat. Keterangan ini disampaikan oleh L Londell McMillan sehari setelah keluarga Jacko menjelaskan ke pengadilan bahwa megabintang ini meninggal dunia tanpa membuat surat wasiat resmi.
    "Klien saya baru menyadari setelah memeriksa beberapa dokumen bahwa Jacko sempat membuat wasiat," kata L Londell McMillan. "Beberapa penasihat Jacko tengah mencari dokumen tambahan (sebagai pendukung wasiat)," katanya.
    Belum ada keterangan lengkap mengenai surat wasiat itu. Salinan surat wasiat itu juga belum dirilis kepada publik.
    Keberadaan surat wasiat ini diperkirakan berisi penunjukkan eksekutor (pembagian harta) yang dapat mempersulit posisi ibu Jacko, Katherine, yang telah melayangkan petisi untuk menguasai kediaman putranya yang dililit oleh utang.
    Dalam dokumen yang diajukan ke Pengadilan Tinggi Los Angeles, orangtua Jacko yakin putra mereka itu meninggal dunia tanpa meninggalkan surat wasiat resmi. "Surat wasiat selalu menunjuk nama eksekutor dan apabila surat itu dianggap sah, petisi yang diajukan oleh ibu Jacko untuk menguasai kediaman putranya itu dapat ditolak, " kata John Novogrod, seorang notaris yang tergabung dalam Kramer Levin Naftalis & Frankel LLP di New York.
    Hakim Mitchell Beckloff telah melimpahkan Katherine Jackson (79) hak asuh sementara terhadap tiga anak Jacko yang berusia 7 hingga 12 tahun. Hakim juga melimpahkan wewenang kepada Katherine Jackson pengawasan properti pribadi Jacko yang berada di pihak ketiga dan tidak disebut identitasnya. Namun, hakim tidak mengabulkan permohonannya untuk menguasai kediaman Jacko dan anak-anaknya.

    Label:


    selanjutnya..Next
    29 Juni 2009
    Death of Michael "The King Of Pop" Jackson...Heal The World

    (CNN) -- Entertainer Michael Jackson died after being taken to a hospital on Thursday having suffered cardiac arrest, according to the Los Angeles County Coroner's office. A Los Angeles fire official told CNN that paramedics arrived at Michael Jackson's home after a 911 call. A Los Angeles fire official told CNN that paramedics arrived at Michael Jackson's home after a 911 call.
    Paramedics took Jackson, 50, from his west Los Angeles home Thursday afternoon to UCLA Medical Center, where a team of physicians attempted to resuscitate him for more than an hour, said brother Jermaine Jackson. He said the famed singer was pronounced dead at 2:26 p.m. PT.

    An autopsy is scheduled Friday, he said. Results are expected Friday afternoon, according to Lt. Fred Corral of the Los Angeles coroner's office, who also said Jackson was unresponsive when he arrived at the hospital.
    Fire Capt. Steve Ruda told CNN paramedics were sent to a west Los Angeles, California, residence after a 911 call came in at 12:21 p.m.
    Law enforcement officials said the Los Angeles Police Department Robbery-Homicide Division opened an investigation into Jackson's death. They stressed there is no evidence of criminal wrongdoing but that they would conduct interviews with family members and friends.

    CNN Analyst Roland S. Martin spoke on Thursday with Marlon Jackson, brother of Michael Jackson.
    "I talked to Frank Dileo, Michael's manager. Frank told me that Michael last night was complaining about not feeling well. He called to tell him he wasn't feeling well.
    "Michael's doctor went over to see him, and Frank said, 'Marlon, from last night to this morning, I don't know what happened.' When they got to him this morning, he wasn't breathing. They rushed him to the hospital and couldn't bring him around."

    "Janet Jackson is grief-stricken and devastated at the sudden loss of her brother," Kenneth Crear, her manager said. "She is ... flying immediately to California to be with her family."
    Michael Jackson, the music icon from Gary, Indiana, was known as the "King of Pop." Jackson had many No. 1 hits, and his "Thriller" is the best-selling album of all time. Video Watch why Jackson is "as big as it gets"
    Jackson was the seventh of nine children from a well-known musical family. He is survived by three children, Prince Michael I, Paris and Prince Michael II. Video Watch Jesse Jackson share memories
    Jackson's former wife, Lisa Marie Presley, said she was "shocked and saddened" by Jackson's death. "My heart goes out to his children and his family," she said.
    At the medical center, every entrance to the emergency room was blocked by security guards. Even hospital staffers were not permitted to enter. A few people stood inside the waiting area, some of them crying. iReport.com: Your Michael Jackson tributes

    Video footage shows a large crowd gathering outside the hospital.
    Some of Jackson's music was being played outside. The sounds of "Thriller" and "Beat It" bounced off the walls. Video Kingston: Jackson "a legend"
    Outside Jackson's Bel Air home, police arrived on motorcycles. The road in front of the home was closed in an attempt to hold traffic back, but several people were gathered outside the home. Video Sharpton: Jackson "was a trailblazer"
    Along with his success Jackson had some legal troubles later in his career.
    He was acquitted of child molestation charges after a well-publicized trial in Santa Maria, California, in March 2006.
    Prosecutors charged the singer with four counts of lewd conduct with a child younger than 14; one count of attempted lewd conduct; four counts of administering alcohol to facilitate child molestation; and one count of conspiracy to commit child abduction, false imprisonment or extortion.



    Label:


    selanjutnya..Next
    31 Mei 2009
    Wasiat Untuk Pemuda

    Segala puji bagi Allah yang berfirman:“Dan sungguh Kami telah memerintahkan orang-orang yang diberi kitab sebelum kamu dan (juga) kepada kamu; bertakwalah kepada Allah.” (An-Nisa’: 131)

    Serta shalawat dan salam semoga senantiasa tercurah kepada hamba dan rasul-Nya Muhammad yang bersabda:
    “Aku wasiatkan kepada kalian agar bertakwa kepada Allah , serta agar kalian mendengar dan patuh.”
    Dan takwa kepada Allah adalah mentaati-Nya dengan melaksanakan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya.



    Berikut ini adalah wasiat islami yang berharga dalam berbagai aspek seperti ibadah, muamalah, akhlak, adab dan yang lainnya dari sendi-sendi kehidupan. Kami persembahkan wasiat ini sebagai peringatan kepada para pemuda muslim yang senantiasa bersemangat mencari apa yang bermanfaat baginya, dan sesungguhnya peringatan itu bermanfaat bagi orang-orang yang beriman. Kami memohon kepada Allah agar menjadikan hal ini bermanfaat bagi orang yang membacanya ataupun mendengarkannya. Dan agar memberikan pahala yang besar bagi penyusunnya, penulisnya, yang menyebarkannya ataupun yang mengamalkannya. Cukuplah bagi kita Allah sebaik-baik tempat bergantung.

    1. Ikhlaskanlah niat kepada Allah dan hati-hatilah dari riya’ baik dalam perkataan ataupun perbuatan.

    2. Ikutilah sunnah Nabi dalam semua perkataan, perbuatan, dan akhlak.

    3. Bertaqwalah kepada Allah dan ber’azamlah untuk melaksanakan semua perintah dan menjauhi segala larangan-Nya.

    4. Bertaubatlah kepada Allah dengan taubat nashuha dan perbanyaklah istighfar.

    5. Ingatlah bahwa Allah senatiasa mengawasi gerak-gerikmu. Dan ketahuilah bahwa Allah melihatmu, mendengarmu dan mengetahui apa yang terbersit di hatimu.

    6. Berimanlah kepada Allah, malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, rasul-rasul-Nya, dan hari akhir serta qadar yang baik ataupun yang buruk.

    7. Janganlah engkau taqlid (mengekor) kepada orang lain dengan buta (tanpa memilih dan memilah mana yang baik dan yang buruk serta mana yang sesuai dengan sunnah/syari’at dan mana yang tidak). Dan janganlah engkau termasuk orang yang tidak punya pendirian.

    8. Jadilah engkau sebagai orang pertama dalam mengamalkan kebaikan karena engkau akan mendapatkan pahalanya dan pahala orang yang mengikuti/mencontohmu dalam mengamalkannya.

    9. Peganglah kitab Riyadlush Shalihin, bacalah olehmu dan bacakan pula kepada keluargamu, demikian juga kitab Zaadul Ma’ad oleh Ibnul Qayyim.

    10. Jagalah selalu wudlu’mu dan perbaharuilah. Dan jadilah engkau senantiasa dalam keadaan suci dari hadats dan najis.

    11. Jagalah selalu shalat di awal waktu dan berjamaah di masjid terlebih lagi sahalat ‘Isya dan Fajr (shubuh).

    12. Janganlah memakan makanan yang mempunyai bau yang tidak enak seperti bawang putih dan bawang merah. Dan janganlah merokok agar tidak membahayakan dirimu dan kaum muslimin.

    13. Jagalah selalu shalat berjamaah agar engkau mendapat kemenangan dengan pahala yang ada pada shalat berjamaah tersebut.

    14. Tunaikanlah zakat yang telah diwajibkan dan janganlah engkau bakhil kepada orang-orang yang berhak menerimanya.

    15. Bersegeralah berangkat untuk shalat Jumat dan janganlah berlambat-lambat sampai setelah adzan kedua karena engkau akan berdosa.

    16. Puasalah di bulan Ramadhan dengan penuh keimanan dan mengharap pahala dari Allah agar Allah mengampuni dosa-dosamu baik yang telah lalu ataupun yang akan datang.

    17. Hati-hatilah dari berbuka di siang hari di bulan Ramadhan tanpa udzur syar’i sebab engkau akan berdosa karenanya.

    18. Tegakkanlah shalat malam (tarawih) di bulan Ramadhan terlebih-lebih pada malam lailatul qadar dengan penuh keimanan dan mengharap pahala dari Allah agar engkau mendapatkan ampunan atas dosa-dosamu yang telah lalu.

    19. Bersegeralah untuk haji dan umrah ke Baitullah Al-Haram jika engkau termasuk orang yang mampu dan janganlah menunda-nunda.

    20. Bacalah Al-Qur’an dengan mentadaburi maknanya. Laksanakanlah perintahnya dan jauhi larangannya agar Al-Qur’an itu menjadi hujjah bagimu di sisi rabmu dan menjadi penolongmu di hari qiyamat.

    21. Senantiasalah memperbanyak dzikir kepada Allah baik perlahan-lahan ataupun dikeraskan, apakah dalam keadaan berdiri, duduk ataupun berbaring. Dan hati-hatilah engkau dari kelalaian.

    22. Hadirilah majelis-majelis dzikir karena majelis dzikir termasuk taman surga.

    23. Tundukkan pandanganmu dari aurat dan hal-hal yang diharamkan dan hati-hatilah engkau dari mengumbar pandangan, karena pandangan itu merupakan anak panah beracun dari anak panah Iblis.

    24. Janganlah engkau panjangkan pakaianmu melebihi mata kaki dan janganlah engkau berjalan dengan kesombongan/keangkuhan.

    25. Janganlah engkau memakai pakaian sutra dan emas karena keduanya diharamkan bagi laki-laki.

    26. Janganlah engkau menyeruapai wanita dan janganlah engkau biarkan wanita-wanitamu menyerupai laki-laki.

    27. Biarkanlah janggutmu karena Rasulullah: “Cukurlah kumis dan panjangkanlah janggut.” (HR. Bukhari Dan Muslim)

    28. Janganlah engkau makan kecuali yang halal dan janganlah engkau minum kecuali yang halal agar doamu diijabah.

    29. Ucapkanlah bismillah ketika engkau hendak makan dan minum dan ucapkanlah alhamdulillah apabila engkau telah selesai.

    30. Makanlah dengan tangan kanan, minumlah dengan tangan kanan, ambillah dengan tangan kanan dan berilah dengan tangan kanan.

    31. Hati-hatilah dari berbuat kezhaliman karena kezhaliman itu merupakan kegelapan di hari kiamat.

    32. Janganlah engkau bergaul kecuali dengan orang mukmin dan janganlah dia memakan makananmu kecuali engkau dalam keadaan bertaqwa (dengan ridla dan memilihkan makanan yang halal untuknya).

    33. Hati-hatilah dari suap-menyuap (kolusi), baik itu memberi suap, menerima suap ataupun perantaranya, karena pelakunya terlaknat.

    34. Janganlah engkau mencari keridlaan manusia dengan kemurkaan Allah karena Allah akan murka kepadamu.

    35. Ta’atilah pemerintah dalam semua perintah yang sesuai dengan syari’at dan doakanlah kebaikan untuk mereka.

    36. Hati-hatilah dari bersaksi palsu dan menyembunyikan persaksian.

    “Barangsiapa yang menyembunyikan persaksiannya maka hatinya berdosa. Dan Allah maha mengetahui apa yang kalian kerjakan.” (Al-Baqarah: 283)
    37. “Dan ber amar ma’ruf nahi munkarlah serta shabarlah dengan apa yang menimpamu.” (Luqman: 17)
    Ma’ruf adalah apa-apa yang diperintahkan oleh Allah dan rasul-Nya , dan munkar adalah apa-apa yang dilarang oleh Allah dan rasul-Nya.

    38. Tinggalkanlah semua hal yang diharamkan baik yang kecil ataupun yang besar dan janganlah engkau bermaksiat kepada Allah dan janganlah membantu seorangpun dalam bermaksiat kepada-Nya.

    39. Janganlah engkau dekati zina. Allah berfirman: “Janganlah kalian mendekati zina. Sesungguhnya zina itu adalah kekejian dan sejelek-jelek jalan.” (Al-Isra’:32)

    40. Wajib bagimu berbakti kepada orang tua dan hati-hatilah dari mendurhakainya.

    41. Wajib bagimua untuk silaturahim dan hati-hatilah dari memutuskan hubungan silaturahim.

    42. Berbuat baiklah kepada tetanggamu dan janganlah menyakitinya. Dan apabila dia menyakitimu maka bersabarlah.

    43. Perbanyaklah mengunjungi orang-orang shalih dan saudaramu di jalan Allah.

    44. Cintalah karena Allah dan bencilah juga karena Allah karena hal itu merupakan tali keimanan yang paling kuat.

    45. Wajib bagimu untuk duduk bermajelis dengan orang shalih dan hati-hatilah dari bermajelis dengan orang-orang yang jelek.

    46. Bersegeralah untuk memenuhi hajat (kebutuhan) kaum muslimin dan buatlah mereka bahagia.

    47. Berhiaslah dengan kelemahlembutan, sabar dan teliti. Hatilah-hatilah dari sifat keras, kasar dan tergesa-gesa.

    48. Janganlah memotong pembicaraan orang lain dan jadilah engkau pendengar yang baik.

    49. Sebarkanlah salam kepada orang yang engkau kenal ataupun tidak engkau kenal.

    50. Ucapkanlah salam yang disunahkan yaitu assalamualaikum dan tidak cukup hanya dengan isyarat telapak tangan atau kepala saja.

    51. Janganlah mencela seorangpun dan mensifatinya dengan kejelekan.

    52. Janganlah melaknat seorangpun termasuk hewan dan benda mati.

    53. Hati-hatilah dari menuduh dan mencoreng kehormatan oarng lain karena hal itu termasuk dosa yang paling besar.

    54. Hati-hatilah dari namimah (mengadu domba), yakni menyampaikan perkataan di antara manusia dengan maksud agar terjadi kerusakan di antara mereka.

    55. Hati-hatilah dari ghibah, yakni engkau menceritakan tentang saudaramu apa-apa yang dia benci jika mengetahuinya.

    56. Janganlah engkau mengagetkan, menakuti dan menyakiti sesama muslim.

    57. Wajib bagimu melakukan ishlah (perdamaian) di antara manusia karena hal itu merupakan amalan yang paling utama.

    58. Katakanlah hal-hal yang baik, jika tidak maka diamlah.

    59. Jadilah engkau orang yang jujur dan janganlah berdusta karena dusta akan mengantarkan kepada dosa dan dosa mengantarakan kepada neraka.

    60. Janganlah engkau bermuka dua. Datang kepada sekelompok dengan satu wajah dan kepada kelompok lain dengan wajah yang lain.

    61. Janganlah bersumpah dengan selain Allah dan janganlah banyak bersumpah meskipun engkau benar.

    62. Janganlah menghina orang lain karena tidak ada keutamaan atas seorangpun kecuali dengan taqwa.

    63. Janganlah mendatang dukun, ahli nujum serta tukang sihir dan jangan membenarkan (perkataan) mereka.

    64. Janganlah menggambar gambar manuasia dan binatang. Sesungguhnya manusia yang paling keras adzabnya pada hari kiamat adalah tukang gambar.

    65. Janganlah menyimpan gambar makhluk yang bernyawa di rumahmu karena akan menghalangi malaikat untuk masuk ke rumahmu.

    66. Tasymitkanlah orang yang bersin dengan membaca: yarhamukallah apabila dia mengucapkan: alhamdulillah

    67. Jauhilah bersiul dan tepuk tangan.

    68. Bersegeralah untuk bertaubat dari segala dosa dan ikutilah kejelekan dengan kebaikan karena kebaikan tersebut akan menghapuskannya. Dan hati-hatilah dari menunda-nunda.

    69. Berharaplah selalu akan ampunan Allah serta rahmat-Nya dan berbaik sangkalah kepada Allah .

    70. Takutlah kepada adzab Allah dan janganlah merasa aman darinya.

    71. Bersabarlah dari segala mushibah yang menimpa dan bersyukurlah dengan segala kenikamatan yang ada.

    72. Perbanyaklah melakukan amal shalih yang pahalanya terus mengalir meskipun engkau telah mati, seperti membangun masjid dan menyebarakan ilmu.

    73. Mohonlah surga kepada Allah dan berlindunglah dari nereka.

    74. Perbanyaklah mengucapkan shalawat dan salam kepada Rasulullah.
    Shalawat dan salam senantiasa Allah curahkan kepadanya sampai hari kiamat juga kepada keluarganya dan seluruh shahabatnya.

    -------------------------------------------------------------------------------------
    (Diterjemahkan dari buletin berjudul 75 Washiyyah li Asy-Syabab terbitan Daarul Qashim Riyadl-KSA oleh Abu Abdurrahman Umar Munawwir)


    Label:


    selanjutnya..Next
    27 Mei 2009
    Pencampur adukkan antara Haq dan Bathil

    Di antara manusia ada yang memiliki hasrat dan semangat yang tinggi, sehingga mereka bisa mendalami berbagai cabang ilmu syariat, berupa ilmu Al-Qur`an, hadits, fiqih dan sastra. Lalu Iblis mendatangi mereka dengan talbis-nya yang lembut, sambil membisikkan kesombongan kepada mereka, karena mereka bisa mendalami berbagai macam ilmu dan bisa mengulurkan manfaat kepada orang lain. Di antara mereka ada yang tidak pernah bosan menggali ilmu dan merasakan kenikmatan dalam penggalian ini, yang tentu saja karena bisikan Iblis. Iblis bertanya kepadanya, Sampai kapan engkau merasa letih melakukan semua ini? Tenangkan badanmu dalam memikul beban ini dan lapangkan hatimu dalam menikmati ilmu. Karena jika engkau melakukan kesalahan, maka ilmu dapat membebaskan dirimu dari hukuman. Lalu Iblis membisikinya tentang kelebihan yang dimiliki para ulama. Jika seseorang terkecoh dan menerima bisikan serta talbis Iblis ini, maka dia akan celaka.
    Jika setuju, maka dia dapat berkata, Jawaban atas pernyataanmu dapat ditinjau dari tiga sisi:

    l. Memang para ulama diutamakan karena ilmu. Namun andaikan tidak ada amal, maka ilmu itu tidak ada artinya apa-apa. Jika aku tidak mengamalkannya, berarti aku sama dengan orang yang tidak mengerti maksudnya, hingga keadaan diriku tak ubahnya orang yang mengumpulkan makanan dan memberikan makanan itu kepada orang-orang yang kelaparan, tapi dia sendiri tidak makan dan tidak mempergunakan makanan itu untuk menghilangkan rasa laparnya.

    2. Dapat menyanggahnya dengan celaan yang ditujukan kepada orang yang tidak mengamalkan ilmu, seperti kisah Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam tentang seseorang yang dilemparkan ke dalam neraka, lalu ususnya terburai, seraya berkata, Dulu aku menyuruh kepada yang ma`ruf namun aku justru tidak melaksanakannya, dan aku mencegah dari yang` mungkar, namun justru aku melaksanakannya. (Diriwayatkan Al-Bukhary dan Muslim).

    Abud-Darda` Radhiyallahu Anhu berkata, Celaka bagi orang yang tidak berilmu (sekali), dan kecelakaan bagi orang yang berilmu namun tidak beramal (tujuh kali).

    3. Menyebutkan hukuman bagi orang-orang yang berilmu, karena tidak mau mengamalkan ilmunya, seperti Iblis dan lain-lainnya. Celaan terhadap orang yang berilmu namun tidak beramal adalah dengan firman Allah,
    Seperti keledai yang membawa kitab-kitab yang tebal. (Al-Jumu`ah: 5).

    Iblis memperdayai orang-orang yang mendalami ilmu dan juga beramal dari sisi lain. Iblis membaguskan di hadapan mereka sikap sombong karena ilmu, dengki terhadap saingan, riya` dalam mencari kedudukan. Kadang-kadang Iblis menunjukkan kepada mereka, bahwa yang demikian itu termasuk hak yang wajib mereka lakukan. Jika tidak melakukannya, justru mereka melakukan suatu kesalahan.

    Jalan keluar bagi siapa yang enggan melihat dosa takabur, dengki dan riya`, bahwa iimu tidak bisa menghalangi akibat dari hal-hal itu, bahkan hukumannya berlipat karena kelipatan hujjah hukuman itu. Siapa yang melihat sirah para ulama salaf yang juga aktif beramal, tentu akan memandang hina dirinya sendiri dan tidak berani takabur. Siapa yang mengetahui Allah, tentu tidak akan berbuat riya`, dan siapa yang memperhatikan takdir Allah yang ditetapkan menurut kehendak-Nya, maka dia tidak akan berani mendengki.

    Iblis menyusup ke dalam diri mereka sambil membawa syubhat dengan cara yang pintar, seraya berkata, Yang kalian cari adalah ketinggian kedudukan dan bukan takabur, karena kalian adalah para pembawa syariat. Yang kalian cari adalah kemuliaan agama dan memberantas ahli bid`ah. Jika kalian membicarakan orang-orang yang dengki, akan menimbulkan kemarahan terhadap syariat. Sebab para pendengki itu suka mencela siapa pun yang menghadapi mereka. Jadi apa yang kalian kira sebagai riya`, sama sekali bukan riya`. Sebab siapa pun di antara kalian akan menjadi panutan, sekalipun dia hanya berpura-pura khusyu` dan pura-pura menangis, sebagaimana dokter yang menjadi panutan orang yang sakit.

    Talbis Iblis ini baru terungkap, jika ada seseorang di antara mereka yang bersikap sombong kepada yang lain atau menampakkan kedengkian kepadanya, maka ulama itu tidak marah kepadanya seperti kemarahannya jika kesombongan atau kedengkian itu tertuju kepada dirinya, sekalipun mereka semua termasuk dalam jajaran ulama.

    Iblis juga memperdayai orang-orang yang menekuni ilmu, sehingga mereka senantiasa berjaga pada malam hari dan tekun pada siang hari dalam menyusun kitab. Iblis membisikkan kepada mereka bahwa maksud perbuatan ini ialah menyebarkan agama. Padahal maksud mereka yang sesungguhnya adalah agar namanya terkenal dan statusnya sebagai penulis menjadi tenar. Talbis Iblis ini tersingkap, tatkala orang-orang memanfaatkan karangannya dan membacanya, sementara karangan orang lain tidak dibaca, maka dia merasa senang, sekalipun memang tujuannya untuk menyebarkan ilmu. Di antara orang salaf ada yang berkata, Apa pun ilmu yang kumiliki, lalu ada yang memanfaatkannya, sekalipun tanpa menisbatkannya kepada diriku, maka aku merasa senang.

    Di antaranya ada yang merasa senang karena banyak pengikutnya. Iblis menciptakan talbis, bahwa kesenangan ini karena banyaknya orang yang mencari ilmu. Padahal dia senang karena banyak yang menyebut nama dirinya. Dia merasa ujub karena perkataan dan i1mu mereka yang ditimba darinya. Talbis Iblis ini tersingkap, ketika ada di antara mereka yang memisahkan diri darinya lalu bergabung dengan ulama lain yang lebih tenar darinya, maka dia merasa berat hati. Yang demikian ini bukan merupakan sifat orang-orang yang tulus dalam mengajarkan ilmu. Perumpamaan orang yang tulus dalam mengajar ialah seperti para dokter yang mengobati beberapa pasien karena Allah. Jika sebagian pasien itu ada yang sembuh, maka yang lain merasa senang.

    Ada para ulama yang selamat dari talbis Iblis yang nyata. Tapi Iblis tetap mendatangi mereka dengan talbis-nya yang tersembunyi, seraya berkata kepadanya, Aku tidak pernah bertemu seseorang seperti dirimu. Jika ulama itu senang dengan ucapan semacam ini, maka dia telah melakukan kesalahan karena ujub. Jika tidak, berarti dia telah selamat.

    As-Sary As-Sagathy berkata, Andaikan seseorang memasuki sebuah kebun yang di dalamnya ada semua pepohonan yang diciptakan Allah, ada semua burung yang diciptakan Allah, lalu makhluk-makhluk itu berkata kepadanya dengan bahasanya masing-masing, Wahai wali Allah`, lalu dia merasa senang mendengarnya, maka dia menjadi tawanan di tangan makhluk-makhluk itu.

    Dikutip dari Talbis Iblis karya Ibnul Jauzy, Edisi terjemahan Perangkan Syetan Penerbit Pustaka Al-Kautsar.

    Label:


    selanjutnya..Next
    24 Mei 2009
    Beberapa Cara untuk Memiliki Harta Yang Takkan Pernah Habis..

    “Ketika seorang mukmin memahami nilai dunia dan hakikat kehidupan di dunia; ketika hati seorang mukmin digenangi oleh keimanan dan makrifat tentang Allah Subhanahu wa Ta'ala, nama-nama, dan sifat-sifat-Nya; maka ketika itu; dari pemahaman dan keimanan itu, akan lahirlah karakter mental yang sungguh berharga, yaitu qona’ah. Itulah sebuah harta kekayaan yang tidak ada habisnya.” Demikian yang disampaikan oleh Syaikh Abdullah bin Abdul Hamid Al Atsari dalam bukunya “Qona’ah, Kekayaan Tiada Habisnya.”

    Faktor pendukung untuk memiliki sikap qona’ah
    “Ketika seorang mukmin memahami nilai dunia dan hakikat kehidupan di dunia; ketika hati seorang mukmin digenangi oleh keimanan dan makrifat tentang Allah Subhanahu wa Ta'ala, nama-nama, dan sifat-sifat-Nya; maka ketika itu; dari pemahaman dan keimanan itu, akan lahirlah karakter mental yang sungguh berharga, yaitu qona’ah. Itulah sebuah harta kekayaan yang tidak ada habisnya.” Demikian yang disampaikan oleh Syaikh Abdullah bin Abdul Hamid Al Atsari dalam bukunya “Qona’ah, Kekayaan Tiada Habisnya.”

    Qona’ah - merasa cukup dengan apa yang ada- sebuah kata yang mudah untuk diucapkan, namun sulit untuk dipraktikkan. Terlebih di zaman ini, dimana kita melihat begitu banyak manusia mengalami “kegilaan” terhadap dunia beserta isinya. Di zaman sekarang ini, sulit rasanya untuk mewujudkan kekayaan yang tiada habisnya ini hanya dengan nasihat singkat, “Nak, bersikaplah qona’ah; kamu akan tenang hidupnya”; atau nasihat-nasihat sejenis. Keterangan singkat yang disisipkan pada pengajian-pengajian juga belum mencukupi untuk menumbuhkan harta yang tiada habisnya ini. Hadits-hadits tentang qona’ah yang kita baca pun, (terkadang) tidak cukup membantu untuk serta merta memunculkan sifat itu pada diri kita, kecuali orang-orang yang diridhai Allah Subhanahu wa Ta'ala.

    Fondasi Sifat Qona’ah
    Fondasi yang utama dan pertama untuk menumbuhkan sifat ini adalah keyakinan yang benar. Keimanan kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala, mengenal Allah dengan nama dan sifat-sifat-Nya berikut keagungan dan keindahan yang dikandungnya; keimanan yang mantap kepada hari akhir, keyakinan yang benar tentang takdir yang baik dan buruk; semua itu merupakan landasan utama untuk menumbuhkan sifat dan karakter mental yang sangat mahal harganya ini.

    Keimanan dan pengetahuan seorang mukmin terhadap Allah beserta nama dan sifatnya; akan menjadikan dirinya merenungkan firman, perintah dan penjelasan-Nya; yang hasilnya ia akan memahami hakikat dunia, hakikat dirinya, dan hakikat qona’ah beserta manfaatnya di dunia dan di akhirat.

    Keimanan kepada hari akhir akan mendorong seorang mukmin untuk memiliki sikap zuhud terhadap dunia. Pemikirannya selalu tertuju kepada hari akhir dan seluruh rangkaiannya, terutama ketika amal-amal kita dihisab. Dengan bekal ini ia paham, bahwa hidup dunia hanyalah sementara, sebagaimana yang ia pelajari dari Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam, “Apa perluku dengan dunia? Perumpamaanku dengan dunia hanyalah ibarat pengendara ynag tidur siang sejenak di bawah naungan sebuah pohon, kemudian berangkat di sore hari dan meninggalkannya.” (HR.Ahmad dan Tirmidzi). Hal ini akan menjadikannya bersikap menerima apapun yang terjadi dengan dirinya dengan senang hati.

    Keimanan terhadap takdir yang baik maupun buruk akan memberikan sikap tenang dan ridho terhadap apa yang dialami, suka maupun duka. Hatinya senantiasa lapang, ia tidak mengenal kata gundah dengan sedikitnya rizki, lemahnya daya, maupun kemiskinan yang menimpanya.

    Inginkah Engkau memiliki harta itu?
    Sebagaimana akhlak-akhlak mulia lainnya, sebagai karakter mental, qona’ah dipengaruhi beberapa faktor, diantaranya pendidikan, lingkungan, bertambah dan berkurangnya iman, serta ketinggian dan kerendahan cita-cita

    Syaikh Abdullah bin Abdul Hamid Al-Atsari menyebutkan beberapa faktor yang mendukung kita untuk memperoleh akhlak yang sangat berharga ini:

    1. Ilmu agama
    Ilmu agama merupakan faktor utama untuk memperoleh harta yang tidak terkira ini. Dengan ilmu, kita mengetahui hakikat, manfaat, dan bahaya jika melalaikan qona’ah. Ilmu agama menjelaskan kepada kita hakikat dunia, menyingkap rahasia-rahasianya, dan bahaya-bahaya terlalu berorientasi kepadanya. Ilmu agama akan mendorong kita untuk mencintai dan mengerahkan seluruh perhatian kita kepada kampung akhirat, kehidupan yang kekal dan abadi.
    “Dan tiadalah kehidupan di dunia ini selain main-main dan sendau gurau. Dan sungguh kampung akhirat itu lebih baik bagi orang-orang yang bertakwa. Tidakkah kamu memahaminya? (Al-An’am:32)

    Dengan ilmu pula kita memperoleh pengetahuan tentang Allah Azza wa ‘Ala dengan seluruh nama-Nya yang husna dan sifat-Nya yang tinggi. Kebenaran akidah: iman kepada hari akhir dan iman kepada takdir yang baik maupun buruk, yang hal itu merupakan pondasi dasar yang memiliki pengaruh sangat besar dalam mewujudkan sifat qona’ah, semuanya dapat diperoleh dengan ilmu agama.

    2. Keimanan yang mantap
    Ilmu yang kita miliki (insya Allah) berbuah menjadi keimanan yang mantap. Kuat lemahnya sifat qona’ah dalam menghadapi berbagai “fitnah” dunia ini, sesuai dengan tingkat kekuatan iman yang ada pada setiap kita.

    3. Pemahaman yang benar tentang qodho dan qodar
    Allah Subhanahu wa Ta'ala telah membagi-bagi rizki dan keadaan hidup seluruh manusia sejak zaman azali.{embagian yang dilakukan oleh Allah Subhanahu wa Ta'ala merupakan ketetapan berdasarkan kebijaksanaan dan ilmu-Nya. Jika kita memahami bahwa ambisi, keluh kesah, dan perhatian kita terhadap dunia dan harta, tidak akan menambah rizki, (karena tidak mungkin kita bisa mengoreksi ketetapan dan qodar Allah); pemahaman seperti dapat menumbuhkan sifat qona’ah, tenang, rileks terhadap keadaan yang diterimanya, apakah kita kaya maupun miskin.
    Sikap ridho seorang mukmin dalam menghadapi ketetapan qodha dan qodar Allah akan memberikan kepadanya mata yang jeli dalam melihat kondisi kehidupan dan hakikat pembagiannya. Yang menetapkan rizkinya adalah Allah, Allah juga yang telah membeda-bedakan tingkat rizki, melebihkan yang satu terhadap yang lainnya. Perbedaan ini merupakan ujian bagi kita; ujian bagi orang kaya engan kelebihannya, ujian bagi orang miskin dengan kekurangannya. Perbedaan antara orang kaya dengan orang miskin dalam rizki bukan merupakan bukti mengenai perbedaan kedudukan keduanya di dunia maupun di sisi Allah Azza wa Jalla.

    “Apakah mereka yang membagi-bagi rahamt Tuhanmu? Kami telah menentukan antara mereka penghidupan mereka dalam kehidupan dunia, dan Kami telah meninggikan sebagian mereka atas sebagian yang lain beberapa derajat, agar sebagian mereka dapat mempergunakan sebagian yang lain. Dan rahmat Tuhanmu lebih baik dari apa yang mereka kumpulkan.” (Az Zukhruf:32)

    “Bersikaplah ridho terhadap apa yang dibagikan oleh Allah, niscaya kamu menjadi manusia yang paling kaya.” (HR.Ahmad)

    4. Perjuangan Mental dan Bersabar
    Sesuai dengan kebijaksanan-Nya, Allah Subhanahu wa Ta'ala telah memberi kita nafsu yang senantiasa menyuruh kepada kejahatan, kecuali nafsu yang diberi rahmat Tuhan.(Yusuf:53). Salah satu bentuk keliaran nafsu adalah permusuhannya terhadap sikap qona’ah. Selama kita tidak melawan nafsu beserta keliarannya, ketika itu kita telah membuka pintu-pintu ambisi, ketamakan, kerakusan, kekikiran, dan keluh kesah.

    “Jauhilah sifat syuhh, karena sifat syuhh telah membinasakan orang-orang sebelummu, mendorong mereka untuk menumpahkan darah mereka dan melanggar hal-hal yang diharamkan bagi mereka.” (HR.Muslim)

    Imam Ibnu Rojab al Hanbali rahimahullah menjelaskan bahwa syuhh adalah ambisi besar yang mendorong pemilikinya mengambil banyak hal yang tidak halal, tidak menunaikan kewajiban terhadapnya. Substansi sifat ini adalah kerinduan diri kepada apa yang diharamkan oelh Allah serta tidak puas dengan yang telah dihalalkan oelh Alloh, baik menyangkut harta, kemaluan, atau lainnya.

    Mengendalikan nafsu dan memaksanya memiliki sikap qona’ah membutuhkan kesabaran dan ketabahan dari seorang mukmin. Kesabaran di sini berkaitan dengan hal-hal yang diharamkan dan hal-hal yang meragukan; karena sifat qona’ah menuntut sikap zuhud, ridho, dan waro’. Sabar dalam ketaatan dan tidak berbuat maksiat.

    5. Berdoa dan Memohon kepada Allah
    “Ya Allah, aku memohon kepada-Mu petunjuk, ketakwaan, sikap menjaga martabat, dan kekayaan.” (HR.Muslim)

    Syaikh Abdurrahman Nashir As-Sa’di rahimahullah, berkata:”Ini merupakan salah satu doa yang paling luas cakupan maknanya dan paling bermanfaat. Doa ini mengandung permohonan agar dikarunia kebaikan di dunia dan akhirat. ‘Afaf (sikap menjaga martabat) dan ghina (kekayaan) mengandung arti menjaga kehormatan di hadapan sesama manusia, tidak menggantungkan diri kepada mereka dan merasa kaya dengan Alloh, rizki-Nya, sikap menerima dengan senang hati terhadap apa yang ada pada dirinya, serta diperolehnya kecukupan yang bisa menenangkan hati. Dengan semua itu, sempuralah kebahagiaan hidup di dunia dan ketenangan batin, dan itulah hayah thoyyibah (kehidupan yang baik).

    6. Menjauhi Orang-Orang yang Suka Berkeluh Kesah
    Teman, kawan, orang-orang di sekitar kita, sangat besar pengaruhnya pada diri kita. Siapa yang lama berkawan dengan orang-orang yang suka berkeluh kesah dan ambisius, maka akan tertimpa penyakit mereka. Hawa nafsu dan akhlak mereka akan menular kepada dirinya. Sebaliknya, berkawan dengan orang-orang sholih, senantiasa berdzikir, zuhud (sekalipun mereka adalah orang-orang kaya dan lapang), akan mendorong kita mengikuti mereka: memiliki sifat qona’ah, zuhud, menerima dengan senang hati semua rizki yang telah dibagikan oleh Allah.

    Nabi Shallallahu 'Alaihi wa Sallam bersabda, “Seseorang mengikuti agama kawan dekatnya, maka hendaklah setiap orang dari kalian memperhatikan siapa yang menjadi kawan dekatnya.”

    7. Melihat yang “di bawah”
    “Andaikata anak Adam memiliki dua lembah emas, pasti ia ingin memiliki dua lembah, dan mulutnya tidak kunjung bisa dipenuhi, kecuali dengan tanah. Dan Allah menerima taubat siapa yang bertaubat.” (HR.Bukhari-Muslim)

    Manusia, memiliki watak dasar yang mendorongnya utnuk mencintai harta dan dunia. (terkadang) hal ini menjadikan kita melupakan nikmat-nikmat yang telah Allah berikan kepada kita. Bagaimanapun keadaan yang ada pada diri kita, setiap kita pasti telah dikaruniai nikmat dari Allah yang saking banyaknya tidak mampu kita inventarisir dan hitung. Bukan hanya telah, tapi semua yang telah dan akan kita alami adalah nikmat dan karunia Allah yang terkira.

    Namun, nikmat dan karunia yang telah Allah berikan secara gratis kepada kita, terkadang terabaikan. Kita merasa kurang dan kurang… kita tidak peduli dan tidak menyadari nilainya… Hal ini bisa jadi karena kita selalu melihat orang-orang yang mendapat nikmat lebih baik dari kita.

    Seandainya kita melihat orang-orang yang tidak seberuntung kita, orang-orang yang ada “dibawah” kita… atau satu atau beberapa nikmat dari Allah dicabut (misal: nikmat sehat)… baru kita merasakan nikmat-nikmat itu… barulah kita merasa tenang; oleh karena itu; salah satu faktor yang mendorong tumbuhnya sifat qona'ah adalah melihat orang yang keadaannya “dibawah” kita.
    Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam bersabda, “Lihatlah kepada siapa yang lebih rendah dari kalian, jangan melihat kepada siapa yang lebih tinggi dari kalian; karena itu akan menjadikan kalian tidak menyepelekan nikmat Allah.” (HR.Bukhori)

    Inilah beberapa cara untuk menumbuhkan sifat qona’ah dan menerima dengan senang hati rizki dan penghidupan yang telah dibagikan Allah kepada setiap kita.

    --------------------------------------------------------------------------------
    Referensi: Diringkas dari: “Qona’ah, Kekayaan Tiada Habisnya” :Syaikh Abdulloh bin Abdul Hamid Al Atsari dari buku: Zuhud Dunia Cinta Akhirat, Sikap Hidup Para Nabi dan Orang-Orang Sholih: Ibnu Rojab Al-Hanbali, dll. Penerbit: Al-Qowam, Solo. Halaman 87-

    Label:


    selanjutnya..Next



    For the best view use Mozilla Firefox browser and 1024 X 768 screen resolutions

    Copyright © 2006-2007 SHARE STORIES, LIFE, LIVING AND FAITH...

    free online visitor stat counter